Forsilad Bersama Ratusan Warga Gelar Aksi Perbaikan Jalan Berlobang

Mojokerto (Realitamasyarakat) – Setelah menunggu sekian lama tidak juga mendapat perhatian serius dari pihak Pemkab Jombang, akhirnya ratusan warga Desa Blimbing Kec Kesamben Kab Jombang, Minggu pagi nekad menggelar aksi solidaritas dengan cara melakukan perbaikan jalan raya di desa mereka secara massal.

Aksi spontanitas warga masyarakat desa yang diprakarsai Forum Silahturahmi Lintas Dusun ( FORSILAD ) tersebut merupakan bentuk keprihatinan atas kondisi jalan di wilayah ujung perbatasan Jombang -Mojokerto yang mengalami kerusakan parah “kalau harus menunggu perbaikan resmi dari pihak Pemkab Jombang ya kasihan para pengguna jalan. Dan harus berapa banyak lagi warga yang jadi tumbal jalan rusak,” ungkap Diak Eko Purwoto Ketua Umum Forsilad. Diak menambahkan “Selama ini warga hanya diberi angin surga dan hanya menerima janji-janji manis dari pihak pihak terkait yang katanya punya wewenang untuk memperbaiki jalan.

Tapi kenyataannya nol besar, kalau kami tidak bergerak sendiri seperti ini sampai kapan lagi rakyat kecil harus menerima penderitaan,” ujarnya kesal.
Dengan modal seadanya dan berkat bantuan dari pihak pemerintahan desa beserta para pemuda pemudi karang taruna termasuk para tokoh masyarakat Desa Blimbing, akhirnya jalan berlobang sepanjang 4 kilo meter berhasil diperbaiki.

Sementara itu Minardi Wakil Ketua DPRD Jombang, yang kebetulan lewat jalan yang tengah diperbaiki warga tersebut akhir ikut turun dan berbaur jadi satu dengan ratusan massa yang terlibat dalam kegiatan bhakti sosial tersebut. “Melihat ke kompakan warga yang punya kesadaran untuk ikut membantu perbaikan jalan yang rusak. Akhirnya saya ikut terpanggil untuk terjun langsung bersama warga,” tegasnya. Minardi juga menambahkan kalau dirinya sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan warga tersebut. Dan berjanji akan mendesak kepada pihak Pemkab Jombang untuk segera melakukan perbaikan jalan yang rusak secara permanen.

Selang beberapa saat pasca Minardi ikut terlibat dalam kegiatan warga. Camat Kesamben Djohan Budi juga datang kelokasi kerja bhakti untuk memantau langsung kegiatan warga Desa Blmbing. “Sebagai camat yang masih baru di wilayah Kesamben, saya ingin tahu secara langsung kondisi dilapangan. Dan saya siap menindaklanjuti aspirasi warga ini. Selain itu kami juga ingin mendapat masukan dan laporan langsung dari warga saya,” tegasnya.

Seperti diketahui wilayah Kecamatan Kesamben khususnya diwilayah ujung perbatasan Jombang dan Mojokerto memang selama ini terkesan dianak tirikan oleh pihak Pemkab Jombang. Bayangkan selain terimbas oleh proyek pembangunan jalan tol, sudah bertahun tahun warga diwilayah ini tak bisa menikmati jalan yang layak. Dan kondisi ini berbeda terbalik dengan wilayah kabupaten tetengganya yang menikmati jalan yang mulus dan selalu mendapatkan perawatan secara berkala.
(Gon)