Konggres Luar Biasa, SBW Terpilih Ketua Askot PSSI Mojokerto

Mojokerto (Realitamasyarakat) – Konggres luar biasa Asosiasi kota (Askot) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) kota Mojokerto akhirnya Santoso Bekti Wibowo (SBW) terpilih menjadi ketua secara aklamasi dengan masa bakti 2016-2020, di pendopo Graha Praja Wijaya, jalan Gajahmada kota Mojokerto. Minggu (20/11/2016).

Konggres kali ini membentuk kepengurusan baru yang selama ini dua tahun beku, di gelarnya konggres luar biasa dan SBW terpilih menjadi ketua PSSI sedangkan Purnomo terpilih menjadi wakil ketua PSSI kota Mojokerto, ia di pilih dari dua puluh satu club dan satu club mempunyai hak satu suara.

img_20161121_42999

Selama acara berlangsung, konggres ini dihadiri Walikota Mojokerto, ketua DPRD kota Mojokerto, Sekjen PSSI Provinsi Jatim, ketua KONI kota Mojokerto, dan seluruh club sepakbola kota Mojokerto.

Walikota Mojokerto Mas’ud Yunus mengatakan, “adanya wadah cabang olahraga PSSI di kota Mojokerto, akan meningkatkan sumber daya manusia dan menambah atlet-atlet berprestasi. Harapan saya, jangan sampai wadah ini menggunakan porseneling satu, harus menggunakan porseneling empat, gak tahu bagaimana caranya. ujarnya saat memberikan sambutan peserta konggres.

Selanjutnya, SBW ketua terpilih Askot PSSI juga menyampaikan pandangan ke depannya, “kami akan memperbaiki citra PSSI ke jenjang yang lebih tinggi, dari tingkat daerah, nasional, maupun internasional. Dan akan mengupayakan atlet-atlet yang hebat dari usia dini”. ungkapnya

Inilah club sepak bola di bawah naungan PSSI kota Mojokerto nantinya yang akan berlaga :

1. ANUR
2. BIMA PUTRA
3. CIKARAN PUTRA
4. INTERNAL
5. JSC
6. SIKATAN MUDA
7. PERSEBA
8. GARUDA FC
9. BINA PUTRA
10. GEN-B
11. PUTRA BRAWIJAYA
12. SAKA STAR
13. PUTRA PRAJURIT
14. PSW
15. PERSERA
16. LAUT BIRU
17. TUNAS MUDA HARAPAN
18. PAKSI
19. GARUDA SAKTI
20. SINAR MAS
21. SINGO SAKTI

(Gon)

Wawali Suyitno Buka Turnamen Sepak Bola Pahlawan Cup 2016

img_0179

Mojokerto (Realitamasyarakat) – Wakil Wali Kota Mojokerto Suyitno Kamis sore (13/10) membuka acara turnamen sepak bola bertajuk Pahlawan Cup 2016. Bertempat di lapangan Panggreman Kecamatan Kranggan Kota Mojokerto, agenda tahunan yang berlangsung hingga 13 November2016 memperebutkan piala dari Wawali Suyitno.

Tahun ini Pahlawan Cup diikuti 32 tim yang berasal dari Mojokerto, Jombang, Surabaya, Pasuruan, Gresik, Lamongan dan Sidoarjo. Wakil Wali Kota Suyitno sangat menyambut baik pembinaan sepak bola menyambut hari pahlawan tahun 2016 ini.

Ia ingin kegiatan ini dapat dijadikan sebagai momen untuk meningkatkan persaudaraan, persatuan dan kesatuan, serta menggali dan mengukur kemampuan meningkatkan prestasi olah raga bagi masing-masing klub sepak bola.

“Kegiatan seperti ini bisa membina mental atlet sepak bola dan bisa memunculkan atlet-atlet bola yang handal. Sehingga akan dapat meningkatkan kualitas atlet-atlet itu sendiri,” tuturnya dalam sambutan pembukaan.

Wawali juga berharap kegiatan seperti ini tidak hanya dilaksanakan setahun sekali, tetapi harus lebih dari itu. “Bila perlu nanti hasil dari turnamen ini bisa mencetak pemain-pemain tingkat nasional. Saya juga berharap semua tim bermain secara sportif. Kalah atau menang itu biasa,” harapnya yang juga sebagai Pembina PS Laut Biru Mojokerto, penyelenggara acara.

Ucapan terima kasih juga disampaikan Wawali Suyitno kepada warga Panggreman, Miji dan Kranggan atas partisipasinya guyub rukun menyelenggarakan acara ini. “Mudah-mudahan nanti acara ini penggemarnya banyak, penontonnya banyak, sehingga acara ini meriah dan menjadi kegembiraan bagi seluruh masyarakat,” tutupnya.

Usai sambutan Wakil Wali Kota menerbangkan puluhan balon dan melakukan tendangan pertama tanda dimulainya acara tahunan ini. Wawali yang didampingi lurah Kranggan, pengurus Koni dan masyarakat Kranggan melihat pertandingan pertama yaitu Bakul FC melawan Python FC.
(Kha/Gon)

Walikota: Atlet Kota Mojokerto Harus Bermental Petarung

img_20160929_34672

Mojokerto (Realitamasyarakat) – Gemuruh sorak sorai ratusan pelajar menggema di GOR Seni Mojopahit Kota Mojokerto, Rabu (28/9). Pelajar dari tiga sekolah menengah atas itu berduyun-duyun datang sejak pagi. Masing-masing supporter dari SMAN 3 Mojokerto, SMAN 1 Mojokerto dan SMKN 1 Mojokerto. Mereka kompak meneriakkan yel-yel untuk mendukung tim kebanggannya di laga Final Bola Voli Kapolres Mojokerto Kota Cup ke-VII tahun 2016.

Dalam perebutan juara 1 di laga final tersebut mempertandingkan tim putra yaitu tim voli SMAN 3 melawan tim voli dari SMKN 1 Mojokerto. Sedangkan tim putri mempertandingan tim SMAN 3 melawan tim voli SMAN 1 Mojokerto. Wali Kota Mojokerto Mas’ud Yunus hadir saat laga final terakhir yaitu tim putra yang sebelumnya tim putri SMAN 3 Mojokerto berhasil meraih juara.

Wali Kota Mojokerto hadir bersama Kapolres Mojokerto Kota, Komandan Kodim, Kajari, Ketua PN, anggota DPRD, pengurus KONI dan segenap pengurus PBVSI Kota Mojokerto. Kehadiran Wali Kota disambut sorakan meriah kedua pendukung yang memenuhi tribun utara dan tribun selatan, sangat kompak menyambut orang nomor satu di kota Mojokerto tersebut.

Sepanjang pertandingan, Wali Kota dan segenap Forkopimda tak hanya menonton pertandingan final voli putra yang berlangsung seru, tapi juga disuguhi kekompakan kedua pendukung tim yang mampu membuat final siang itu sangat semarak.

Wali Kota Mojokertopun memuji peristiwa yang dilihatnya saat itu penuh bangga. “Saya kagum dengan semangat pelajar Kota Mojokerto. Ini menunjukkan bahwa pertandingan voli ini tidak hanya sebagai sebuah kompetisi tapi juga ajang silaturahmi untuk persahabatan antarsekolah,” tuturnya bangga.

Mas’ud Yunuspun optimis, dengan semangat pelajar Kota Mojokerto itu, prestasi voli Kota Mojokerto dapat berbicara tidak hanya di level provinsi tapi juga tingkat nasional maupun internasional. “Anak Kota Mojokerto itu keturunan Patih Gajah Mada, Kerajaan Majapahit. Mentalnya harus mental petarung. Saya yakin pelajar Kota Mojokerto dapat menjadi atlet berprestasi kebanggan bangsa,” semangatnya memotivasi.

Di akhir laga, tim voli putra SMAN 3 Mojokerto berhasil sebagai juara pertama mengalahkan tim putra SMKN 1 Mojokerto. Dengan demikian SMAN 3 Mojokerto baik putra maupun putri mendapat piala bergilir dan piala tetap, uang pembinaan, sekaligus mendapatkan SIM gratis bagi atlet yang sudah memenuhi umur 17 tahun.

Juara 1 tim voli putra SMP direbut SMPN 4 Mojokerto sedangkat juara 1 tim voli putri diraih SMPN 2 Mojokerto. Di akhir acara, Walikota bersama Kapolres Mojokerto Kota, Komandan Kodim, Kajari, Ketua PN, anggota DPRD, pengurus KONI dan pengurus PBVSI Kota Mojokerto memberikan masing-masing piala kejuaraan.

(kha/Gon)

Jaring Bibit Melalui Porkot

img_20160923_18585

Mojokerto (Realitamasyarakat) – Meski PSSI di Kota Mojokerto telah mati, namun tak menyurutkan pelaku sepak bola setempat untuk ambil bagian dalam Pekan Olah Raga Kota Mojokerto (Porkot). Partisipasi dalam ajang yang baru pertama kali digelar di Kota Mojokerto ini dimaksudkan untuk menjaring bibit-bibit pesepakbola.

“Melalui Porkot ini kita harapkan nantinya muncul bibit-bibit pesepakbola yang berkualitas, sehingga nantinya Kota Mojokerto yang kecil ini dapat melahirkan pemain-pemain sepak bola yang mampu berkiprah di tingkat nasional, regional, bahkan internasional,”  ujar Wali Kota Mojokerto Mas’ud Yunus saat memberikan sambutan pada pembukaan pertandingan sepak bola Porkot 2016 di Gelora A Yani Kota Mojokerto, Kamis (22/9).

Kota Mojokerto pernah melahirkan kiper nasional yang turut bertanding pada ajang internasional, yakni Purwono. Dan di U 19 yang saat ini sedang berkiprah di ajang internasional terdapat Jamal dan Muclis yang juga berasal dari Kota Mojokerto. “Melalui Porkot inj saya berharap nantinya akan muncul pemain yang handal,” harapnya.

Kota Mojokerto memang kecil, tapi tidak menyurutkan untuk dapat berprestasi. Dengan pembinaa  yang benar dan latihan yang sungguh-sungguh, maka akan muncul pemain-pemain yang handal. “Adik-adik selamat bertanding. Kalau kalah jangan kecewa, sebab kekalahan hanyalah kemenangan yang tertunda,” pungkasnya.

Terpisah, Wakil Ketua KONI Kota Mojokerto Santoso Bekti Wibowo mengatakan, sengaja dalam Porkot yang baru pertama kali ini peserta bukan antar klub atau antar kelurahan. Sebab, kota yang hanya tiga kecamatan hanya terdapat sedikit klub. “Kalau pun antar kelurahan., tidak semua kelurahan memiliki pemain yang cukup,” imbuhnya.

Untuk itu, lanjutnya, pertandingan sepak bola dalam Porkot kali ini diikuti oleh 14 tim dari SMP dan MTS. Pertandingan bertujuan untuk menjaring bibit pesepakbola untuk persiapan Porprov empat tahun mendatang. “Saat ini mereka masih remaja, dan empat tahun mendatang sudah cukup umur untuk mengikuti Porprov,” katanya.

Pertandingan dilakukan dengan sistem setengah kompetisi dan diselenggarakan dalam waktu sepuluh hari dari tanggal 22 September hingga 5 OktoberOktober 2016. ‘Pemenang akan mendapatkan uang pembinaan, tropy, dan sertifikat, ” terangnya.

(Gon)

Ajang Pencarian Jawara Voli Kota Mojokerto

img_20160919_42394

Mojokerto (Realitamasyarakat) – Sebanyak 52 tim bola voli pelajar putra/putri dari SMP/MTs dan SMA/SMK/MA se-Kota Mojokerto berlaga pada kejuaraan bola voli Kapolres Mojokerto Kota Cup VII tahun 2016. Dibuka Kapolres Mojokerto Kota AKBP Nyoman Budiarja dan Wali Kota Mojokerto Mas’ud Yunus Senin (19/9), acara tahunan ini diselenggarakan di GOR Seni Majapahit Kota Mojokerto.

Gelaran yang berlangsung hingga 27 September 2016 ini memperebutkan piala bergilir Kapolresta Mojokerto, piala tetap, piagam dan uang pembinaan. “Serta hadiah SIM gratis untuk tim juara 1 bagi siswa SMA yang sudah memenuhi syarat 17 tahun pada tanggal 27 September nanti,” tutur Subambihanto, Ketua Panitia yang juga Kepala Dinas Pendidikan Kota Mojokerto.

Program kerja pengurus Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kota Mojokerto tahun 2016 ini bertujuan untuk membangkitkan semangat olah raga bola voli di wilayah Kota Mojokerto serta mencari bibit atlet bola voli untuk menghadapi kejuaraan bola voli di tingkat provinsi Jawa Timur.

Kapolresta Mojokerto Kota AKBP Nyoman Budiarja dalam sambutan pembukaannya mengatakan bahwa kegiatan ini juga sebagai sarana untuk meningkatkan prestasi cabang olah raga bola voli dan pemberdayaan partisipasi masyarakat di wilayah Kota Mojokerto. “Juga untuk mencegah kenakalan remaja dan narkoba di wilayah Kota Mojokerto,” urainya.

Kapolres Mojokerto Kota selaku ketua umum PBVSI Kota Mojokerto menyebutkan bahwa kejuaraan ini dalam rangka menyiapkan atlet Kota Mojokerto untuk mengikuti Kejurda Junior dan Remaja tahun 2017 juga Kapolda Jatim Cup tahun 2017.

Menurut Kapolresta, kegiatan ini sangat penting sekali untuk pengembangan bibit atlet. Sebab beberapa waktu lalu atlet bola voli Kota Mojokerto yang mengikuti porprov ke-5 tahun 2015 di Banyuwangi masih belum menunjukkan prestasinya menjadi juara. “Namun kita patut berbangga perwakilan PBVSI Kota Mojokerto menjadi juara ke-2 tingkat Polda Jatim. Hal ini tentunya menambah daftar prestasi dari para atlet bola voli Kota Mojokerto yang mempu menunjukkan prestasinya di tingkat provinsi,” paparnya

Sementara itu, Wali Kota Mojokerto usai mengikuti upacara pembukaan mengatakan bahwa dengan mengikuti kompetisi ini para pelajar dapat berkiprah dalam kejuaraan olah raga bola voli yang lebih tinggi. “Karena dengan olah raga ini para pelajar dapat berkompetisi dan bersaing di tingkat sekolah dan tingkat kota. Dari anak-anakku ini diharapkan akan muncul jawara-jawara voli dari Kota Mojokerto yang akan memunculkan generasi terbaik atlet voli kota ini,” jelas Wali Kota Mas’ud Yunus.

(kha/Gon)

Resmi…!!! PORKOT Sebagai Ajang Pertandingan Atlet Berprestasi

img_20160908_34309

Mojokerto (Realitamasyarakat) – Perdana, acara pembukaan Pekan Olahraga Kota (PORKOT) Mojokerto secara resmi di buka oleh Walikota Mojokerto, meriahnya pembukaan tersebut tampak dipenuhi pendukung masing-masing cabang olahraga (Cabor). GOR seni Mojopahit, jalan Gajah Mada, Kamis (8/9/2016).

Acara berlangsung semarak, ada 13 cabor dan 2000 atlet yang mengikuti kegiatan PORKOT ini, nantinya ada 7 tempat pertandingan di setiap cabor yaitu : Masing-masing tempat penyelenggaraan Porkot adalah di GOR Seni Mojopahit, Gelora A Yani, Lapangan Indoor Jokotole, Gedung Bulu Tangkis MNC, Aula SDN Balongsari, Balai Kelurahan Balongsari dan kolam renang Sekar Sari Kota Mojokerto.

Agenda PORKOT terjadwal berlangsung 8 September – 30 September 2019 Ketua KONI Tatok Setyadi, menjelaskan “Tujuan PORPROV Untuk memberikan ajang kompetisi dan menunjukkan ajang prestasi menuju PORPROV  Jatim 2019”, ujarnya

Dihadiri pula dari forkopimda, ketua dan pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Mojokerto, kepala SKPD, camat, lurah, kepala sekolah, serta ratusan perwakilan atlet dari 13 cabang olahraga se-Kota Mojokerto.

img_20160908_11432

“Marilah kita sukseskan bersama kegiatan ini dengan senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dan kekeluargaan,” tutur Walikota Mojokerto Mas’ud Yunus.

Porkot ini merupakan wahana yang sangat tepat bagi para atlet untuk membuktikan kemampuan dan ketangguhannya meraih prestasi. Walaupun tidak semua akan berhasil dan sukses namun atlet yang meraih prestasi tentu diharapkan akan lebih meningkatkan prestasinya di kesempatan dan event yang lebih besar.

(Gon)

2000 Atlet Semarakkan Porkot Perdana

blogger-image-2024847430

Mojokerto (Realitamasyarakat) – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) kota Mojokerto semarakkan pekan olahraga kota (Porkot) perdana, setidaknya ada 2000 Atlet di berbagai wilayah kota Mojokerto yang mengikuti Porkot Mojokerto. Selasa (6/9/2016)

Ketua panitia Porkot, Sutomo, mengatakan, “Salah satu fokus dari penyelenggaraan Porkot 2016 ada­lah menggelar dengan lebih semarak, dan menelur­kan lebih banyak pres­tasi,” ujarnya.

Dari PORKOT perdana ini akan mempertandingkan 13 cabang olahraga, diantaranya : PSSI, Perbasi, PBVSI, PBSI, PRSI, PASI, Percasi, POBSI, PABBSI, FPTI, FORKI, IPSI, Persani.

“Porkot bertujuan mencari bibit atlet muda dan pemula untuk selanjutnya dikembangkan agar nanti mewakili kota Mojokerto dalam event olahraga. Ini juga untuk persiapan PORPROV 2019,” ujar Sutomo mantan Kadiknas.

Acara ini berlangsung pada tanggal 8 – 30 September 2016 dan nantinya acara pembukaannya di GOR Mojopahit jalan Gajahmada kota Mojokerto.

Sarnoko yang juga menjabat wakil ketua 2 di KONI menambahkan, “untuk mengisi kekosongan kegiatan KONI, PORKOT diagendakan 2 tahun sekali. menjelang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV), agenda PORPROV sendiri biasa berlangsung 2 tahun menjadi 4 tahun sekali, Untuk itulah kegiatan bermanfaat bagi para atlet untuk mengasah kemampuan talentanya”, paparnya.

Nantinya pertandingan tersebut akan memperebutkan Piala dan Piagam dari KONI.

(Gon)

Kapolresta Cup Bola Voli Tanggulangi Kenakalan Remaja

IMG_20151123_40201

Mojokerto (Realitamasyarakat) – Apresiasi khusus diberikan Walikota Mojokerto, Mas’ud Yunus terhadap turnamen Bola Voli Kapolresta Cup ke VI 2015  yang dibuka Kapolres Mojokerto Kota AKBP Nyoman Budiarja yang juga selaku ketua Umum Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kota Mojokerto di lapangan Korem Cikaran Kota Mojokerto, Jumat (20/11/2015).

Turnamen berlangsung hingga Sabtu tanggal 21 Nopember 2015. Diikuti 14 regu SMP/MTs putra dan 10 regu SMP/MTs putri. Dan 13 regu SMA/MA/SMK putra dan 11 regu SMA/MA/SMK putri.

Ujar orang nomor wahid di Pemkot Mojokerto ini, atlit bola volly di level daerah hingga nasional banyak berasal dari Kota Mojokerto. “Selaku walikota dan pribadi, saya sangat mengapresiasi dan menyambut baik gelaran tahunan yang diselenggarakan oleh PBVSI Kota Mojokerto ini. Harapan saya, melalui ajang ini, anak-anak dapat bertanding dengan sportif. Kegiatan ini juga sangat penting untuk menjaring bibit atlet muda bola volly dari Kota Mojokerto,” kata Mas’ud YUnus.

Ia juga berharap agar ajang turnamen juga dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi antar pelajar untuk mencegah kenakalan remaja yang mengarah pada tindakan kriminalitas dan bahaya narkoba di lingkungan Kota Mojokerto.

Selain Walikota Mas’ud Yunus, hadir di helatan ini, Komandan Korem 082, Komandan Kodim 0815, Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, Staf Ahli, kepala SKPD dan Kepala Sekolah.

Kapolres Mojokerto Kota AKBP Nyoman Budiarja dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini berlangsung untuk mempersiapkan beberapa kejuaraan bola voli tingkat Kejurda Jawa Timur tahun 2015. Diantaranya Kejurda Junior tahun 2015 dan POPDA tahun 2015.

“Menurut saya kegiatan semacam ini sangatlah penting untuk mengembangkan kemampuan atlet bola voli Kota Mojokerto. Seperti beberapa bulan lalu altet PBVSI Kota Mojokerto menjadi juara kedua tingkat Polda Jawa Timur,” seru Kapolresta Mojokerto.

IMG_20151123_41214

Kapolres Mojokerto Kota juga memberikan motivasi kepada seluruh atlet bola voli bahwa dengan berkiprah pada olah raga ini akan sekaligus mendapatkan prestasi pada tingkat sekolah hingga tingkat nasional.

“Dari kalian diharapkan akan muncul jawara-jawara voli dari Kota Mojokerto yang merupakan generasi terbaik di tingkat Provinsi dan Nasional nantinya,” harapnya.

Kemenangan kejuaraan level putra dan putri SMA diborong oleh SMA 3 kota Mojokerto.

(Gon)

Walikota Harap PBSI Cetak Atlet Berprestasi

IMG_20151021_2278

Mojokerto (Realitamasyarakat) -Pengurus Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Mojokerto, Selasa (20/10) telah dilantik di GOR Seni Majapahit Kota Mojokerto. Pelantikan dilakukan oleh Ketua Umum Pengurus PBSI Provinsi Jawa Timur Wijanarko Adi Mulya disaksikan Walikota Mas’ud Yunus, Ketua KONI Kota Mojokerto dan segenap jajaran Forkopimda Mojokerto.

                Wijanarko, Ketua Umum Pengurus PBSI Provinsi Jawa Timur mengukuhkan Ruby Hartoyo sebagai Ketua Umum Pengurus PBSI Kota Mojokerto. Wijanarko dalam sambutan pelantikan mengatakan bahwa dengan dilantiknya Ruby Hartoyo sebagai Ketua Umum, ia berharap bahwa ada hutang janji Pengurus Kota Mojokerto ke depan harus mencetak atlet-atlet muda sebanyak mungkin.

“Saya berharap Pak Ruby dapat bekerja sama dengan seluruh pengurusnya untuk dapat menciptakan pemain-pemain muda berbakat Kota Mojokerto. Sehingga dapat bersaing di tingkat Provinsi dan menjadi harapan Jawa Timur di kemudian hari,” ucapnya.

Setelah pelantikan Pengurus PBSI, acara dilanjutkan dengan pembukaan Kejuaraan Bulu Tangkis Multi-Kota se-Jawa Timur, Walikota Cup Mojokerto 2015. Walikota Mas’ud Yunus membuka sambutan kejuaraan ini dengan menyampaikan selamat kepada Pengurus PBSI Kota Mojokerto yang baru dilantik.

 Harapan saya, dengankepengurusan yang baru ini dapat membawa cabang olah raga bulutangis ke arah yanglebih baik. Semoga semakin kompak dan solid dalam menggairahkan olahraga bulutangkis dan memajukan prestasi olahraga bulu tangkisKota Mojokerto,” urainya.

Walikota juga menekankan bahwa dalam membina olah raga dibutuhkankerjasama, koordinasi dan sinergi yang baik dengan pihak – pihak terkait. Baik di tingkatKota Mojokerto maupun di tingkat Provinsi Jawa Timur. “Tentunya itu semua harusterus diupayakan, dalam rangka pencarian bibit unggul, pembinaan, dan peningkatan prestasi atlet,” seru Walikota.

Penyelenggaraan berbagai kejuaraan baik di tingkat yunior, senior, antarklub, maupun nasional tentunya sangat dibutuhkan. Hal iniuntuk memberi kesempatan dan pengalaman bagi para atlet di Kota Mojokerto untuk mengukur kemampuan dan mengukir prestasi.

Walikota menaruh perhatian lebih dalam usaha membina atlet-atlet bulu tangkis muda. “Saya sangat mendukung sepenuhnya penyelenggaraan kejuaraan bulu tangkis Walikota Cup ini. Karena kegiatan ini mempunyai tujuan yang positif, utamanya dalam meningkatkan dan mencetak kader-kader berprestasi, khususnya di bidang olahraga bulu tangkis di kalangan remaja,” jelas Mas’ud Yunus. Usai membuka acara, Walikota dengan dengan didampingi pengurus PBSI melakukan serve pertama tanda dimulainya turnamen tersebut. (kha)

Walikota: Tingkatkan Produktifitas dengan Berolahraga

IMG_20151003_5383

Mojokerto (Realitamasyarakat) – Dalam rangka mewujudkan Kota Mojokerto yang sehat, maka pada peringatan hari olah raga nasional (Haornas) tahun 2015, Kota Mojokerto menyelenggarakan acara jalan sehat Sabtu (3/10). Acara yang diselenggarakan oleh Dinas baru di Kota Mojokerto yaitu Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) ini merupakan kegiatan pertama dalam bidang olah raga.

Bertempat di halaman kantor Disporabudpar Jalan Jokotole Kota Mojokerto, jalan sehat yang memperebutkan ratusan doorprice ini diikuti lebih dari 2200 pelajar dan guru olah raga SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK se-Kota Mojokerto. Program pembinaan dan pemasyarakatan olah raga ini dibuka dan diberangkatkan Walikota Mojokerto Mas’ud Yunus didampingi forkopimda, Ketua KONI, asisten dan seluruh kepala SKPD.

Kegiatan ini sekaligus memberikan edukasi kepada anak sejak dini yaitu palajar bahwa olah raga tidak perlu biaya mahal melainkan dengan biaya yang murah meriah dan merakyat. Walikota berharap dengan budaya olahraga, maka masyarakat Kota Mojokerto akan selalu sehat. “Dengan badan yang sehat, maka produktifitas akan meningkat. Dengan meningkatnya produktifitas, akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Mojokerto,” tutur Walikota.

(kha)