Jaring Bibit Melalui Porkot

img_20160923_18585

Mojokerto (Realitamasyarakat) – Meski PSSI di Kota Mojokerto telah mati, namun tak menyurutkan pelaku sepak bola setempat untuk ambil bagian dalam Pekan Olah Raga Kota Mojokerto (Porkot). Partisipasi dalam ajang yang baru pertama kali digelar di Kota Mojokerto ini dimaksudkan untuk menjaring bibit-bibit pesepakbola.

“Melalui Porkot ini kita harapkan nantinya muncul bibit-bibit pesepakbola yang berkualitas, sehingga nantinya Kota Mojokerto yang kecil ini dapat melahirkan pemain-pemain sepak bola yang mampu berkiprah di tingkat nasional, regional, bahkan internasional,”  ujar Wali Kota Mojokerto Mas’ud Yunus saat memberikan sambutan pada pembukaan pertandingan sepak bola Porkot 2016 di Gelora A Yani Kota Mojokerto, Kamis (22/9).

Kota Mojokerto pernah melahirkan kiper nasional yang turut bertanding pada ajang internasional, yakni Purwono. Dan di U 19 yang saat ini sedang berkiprah di ajang internasional terdapat Jamal dan Muclis yang juga berasal dari Kota Mojokerto. “Melalui Porkot inj saya berharap nantinya akan muncul pemain yang handal,” harapnya.

Kota Mojokerto memang kecil, tapi tidak menyurutkan untuk dapat berprestasi. Dengan pembinaa  yang benar dan latihan yang sungguh-sungguh, maka akan muncul pemain-pemain yang handal. “Adik-adik selamat bertanding. Kalau kalah jangan kecewa, sebab kekalahan hanyalah kemenangan yang tertunda,” pungkasnya.

Terpisah, Wakil Ketua KONI Kota Mojokerto Santoso Bekti Wibowo mengatakan, sengaja dalam Porkot yang baru pertama kali ini peserta bukan antar klub atau antar kelurahan. Sebab, kota yang hanya tiga kecamatan hanya terdapat sedikit klub. “Kalau pun antar kelurahan., tidak semua kelurahan memiliki pemain yang cukup,” imbuhnya.

Untuk itu, lanjutnya, pertandingan sepak bola dalam Porkot kali ini diikuti oleh 14 tim dari SMP dan MTS. Pertandingan bertujuan untuk menjaring bibit pesepakbola untuk persiapan Porprov empat tahun mendatang. “Saat ini mereka masih remaja, dan empat tahun mendatang sudah cukup umur untuk mengikuti Porprov,” katanya.

Pertandingan dilakukan dengan sistem setengah kompetisi dan diselenggarakan dalam waktu sepuluh hari dari tanggal 22 September hingga 5 OktoberOktober 2016. ‘Pemenang akan mendapatkan uang pembinaan, tropy, dan sertifikat, ” terangnya.

(Gon)

Pilih untuk berbagi : Share on FacebookTweet about this on TwitterEmail this to someoneShare on Google+Print this page

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>