Kobar Ultimatum Pengusaha Berikan THR H-7 Lebaran

Mojokerto Realita, Lembaga Komite Barisan Rakyat (Kobar) mengultimatum para pengusaha di Kota Mojokerto agar memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) selambat-lambatnya H-7 Idul Fitri. Seruan para aktivis buruh ini disampaikan sejak awal ramadan memenuhi amanat UU Tenaga Kerja No 13 tahun 2005.

“Sebagai amanat UU para pengusaha wajib memberikan hak pekerja selambat-lambatnya tujuh hari jelang Lebaran. Seruan ini kami sampaikan agar amanat ketentuan ini dipenuhi,” tegas Ketua Bidang Perburuhan Kobar, Mustofa di kantor DPRD Kota Mojokerto, (15/6) kemarin.

Dalam keterangan persnya, pria yang akrab disapa Topeng ini mengemukakan besaran THR di Kota Mojokerto yakni Rp 1.437.500, atau satu kali gaji. “Besaran THR nya satu kali gaji. Kalau disini ya Rp 1.4 juta sekian,” paparnya.Terhadap pengusaha yang membandel, Kobar mengancam akan menyeret pengusaha nakal ke pihak berwajib. “Kalau hak buruh tidak disampaikan maka kami akan menyeret perusahaan nakal ke pihak berwajib. Sesuai UU ketentuanya sanksi pidana bagi yang melanggar,” tandasnya.

Ditemui terpisah, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Mojokerto, Amin Wakhid menyatakan bahwa pihaknya akan membuat edaran terkait THR ini. “Besok (hari ini) kita akan buat edaran kepada perusahaan-perusahaan di Kota ini agar memberikan THR nya tepat waktu,” ujarnya.

Untuk itu, ia akan memantau pelaksanaan pemberian THR ini. “Kita akan memantau perkembangan dari surat kita. Apakah Akan dilaksanakan atau tidak,” katanya.
Amin menghimbau agar perusahaan memberikan hak karyawannya sehingga situasi tetap kondusif. (Yep)

Pilih untuk berbagi : Share on FacebookTweet about this on TwitterEmail this to someoneShare on Google+Print this page

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>